SILVER's Blog
-
-
agama purba di masa sekarang
Current mood:
awakeAGAMA PURBA DI MASA SEKARANG
Seks ritual yang banyak dilakukan oleh sekte-sekte tertentu dengan cara terselubung dan dianggap sebagai pemujaan terhadap setan, merupakan prosesi keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat purba di era tahun 4000SM bahkan jauh sebelumnya.
Masyarakat purba di wilayah timur tengah yang merupakan peradaban tertua di dunia, menyembah kepada banyak dewa (paganisme). Salah satu di antaranya adalah Baal dewa badai dan kesuburan, anak dari EL dewa tertinggi dan Asyera ibu para dewa. Baal adalah dewa yang berhasil mengalahkan Yam-nahar dewa laut dan sungai yang mengancam akan membanjiri bumi. Dan Baal pula yang telah membinasakan Lotan naga berkepala tujuh, yang mewakili sesuatu yang laten, tak berbentuk dan tak kentara. Dengan demikian Baal telah menyelamatkan dunia, dengan tindakan yang kreatif. Akhirnya dia di anugerahi sebuah istana yang megah yang dibangun oleh para dewa. Hingga pada akhirnya Baal mengalami kemunduran, dia pun mati dan harus turun ke alam Mot dewa kematian dan sterilitas. Dewa tertinggi EL, turun dari singasananya untuk mengembalikan Baal, namun upayanya sia-sia. Tersebutlah Anat dewi yang agung, ia adalah saudara perempuan Baal, putri dari EL dan Asyera. Dan Anat ini pula yang menjadi kekasih Baal. Demi belahan jiwanya Anat pergi meninggalkan alam suci untuk mencari Baal. Singkat cerita , Anat berhasil menemukan mayat Baal dan menangkap serta membinasakan Mot. Kemudian entah bagaimana caranya, Baal di hidupkan kembali oleh Anat dan akhirnya mereka hidup bersama sebagai sepasang kekasih.
Dari kejadian para dewa ini, masyarakat purba melakukan pemujaan akan keutuhan dan harmoni yang di simbolisasikan dengan kesatuan seks, dan dirayakan melalui seks ritual dikalangan masyarakat purba, karena mereka meyakini dengan seks ritual manusia ikut berjuang melawan sterilitas dan memastikan kreatifitas serta kesuburan dunia.(Sejarah Tuhan: Karen Armstrong; The ancient Gods: E.A. James)
Baal sang dewa dan Anat seorang dewi, Simbol dari kesatuan seks antara pria dan wanita. Bangkitnya Baal dari kematian dan kembali kepangkuan Anat merupakan simbol dari keutuhan, bahwa mereka tidak akan terpisahkan. Dan kisah heroik Baal dan perjuangan Anat melambangkan harmoni dalam mempertahankan kehidupan. Kreatifitas dapat diartikan sebagai sebuah upaya/usaha yang dilakukan untuk menghasilkan sesuatu, dalam hal ini merujuk kepada kegiatan hubungan seks. Dan sterilitas sama artinya dengan pemusnahan, seperti yang akan dilakukan oleh Mot kepada Baal, Yam-nahar yang akan menghancurkan kesuburan bumi dan Lotan yang akan merusak ketentraman dunia.
Agama ini menyampaikan bahwa kegiatan seks itu tidak hanya bertujuan untuk mencapai kenikmatan biologis semata, tetapi mengandung unsur kemuliaan dimana sangat erat berhubungan dengan kesuburan alam raya ini. Kegiatan ini dilakukan sebagai penghormatan atau rasa syukur kepada alam, yang telah memberikan tanah yang subur untuk menanam sayur mayur serta hewan - hewan ternak untuk dikonsumsi daging dan susunya. Dan mengapa di gambarkan dengan prosesi seks ritual? karena sama seperti manusia, semua tumbuhan berawal dari biji yang ditanam lalu tumbuhan itu akan tumbuh menjadi besar dan menghasilkan biji sebagai bibit baru. Begitu juga dengan hewan yang lahir sebagai bayi dan tumbuh besar seperti induknya lalu dia akan melahirkan/menelurkan anak. Dari siklus inilah kehidupan akan terus berlangsung, melalui prosesi seks manusia baru akan lahir dengan harapan dapat melanjutkan kehidupan para pendahulunya.
Seks adalah kreatifitas yang menyatukan 2 jenis kelamin yang berbeda dan dari sana akan lahir kehidupan baru. Sehingga dapat dipastikan mereka tidak akan musnah karena harta dan kehidupan akan terus diwariskan melalui keturunannya. Dalam kultus kesuburan atau kultus Baal, ritual dilakukan di dalam kuil yang bernama kuil Baal, dimana pihak pria merupakan para tetua/pemuka masyarakat dan pihak wanitanya biasa disebut sebagai pelacur bakti (esheth zeuunim) yang menjadi tokoh suci di agama ini. Para pelacur bakti ini di beri kamar-kamar khusus di dalam kuil tersebut dan disaat mereka tidak sedang melakukan ritual, mereka menenun pakaian untuk dipersembahkan kepada dewi Asyera.Mungkin bisa digambarkan sebagai berikut, kaum nasrani pergi ke gereja untuk misa, kaum muslim pergi ke mesjid untuk shalat dan kaum pagan purba pergi ke kuil untuk bersenggama. Agama moderen pada umumnya dapat melakukan ibadahnya tanpa harus pergi ke rumah ibadah, agama purba ini pun dapat beribadah tanpa harus pergi ke kuil. Seperti kita ketahui setiap agama memiliki hari-hari khusus untuk beribadah. Hari minggu untuk nasrani, hari jumat untuk muslim dan agama purba ini beribadah pada rabu malam, sabtu malam dan libur panjang. Melihat dari banyaknya hari ibadah yang dilaksanakan, tentu agama ini menjanjikan pahala lebih banyak dari pada agama moderen.....
Dan kini, setelah ribuan tahun ditinggalkan umatnya, agama pagan ini kembali hadir ditengah-tengah masyarakat moderen. Mereka tidak/belum membangun sebuah kuil khusus tetapi mereka melakukannya di kamar-kamar hotel, di kamar kos-kosan, di rumah-rumah kontrakan, di vila-vila diatas bukit, di apartemen - apartemen bertingkat atau hanya didalam mobil di area parkir. Bahkan di ruang-ruang terbuka seperti di semak-semak belukar, dibalik pepohonan besar, di sungai-sungai dangkal dan di tepi-tepi pantai. Hal ini cukup untuk membuktikan kehadiran dewa Baal di zaman moderen ini. Karena manusia kembali menebar benih-benih ritus kesuburan dimuka bumi ini.
Sebuah ritus yang saat ini dinilai sebagai perbuatan sesat atau kenikmatan amoral, ternyata mengandung kesucian didalamnya dan sudah tentu di zamannya. Kegiatan yang dilakukan demi melangsungkan kehidupan manusia dan dapat di pastikan tidak menggunakan kondom, mungkin karena saat itu teknologi kondom belum di temukan. Tetapi jika dilihat dari esensi agama ini, penggunaan kondom sangat melanggar peraturan agama ini dan bisa dikategorikan sebagai dosa. Sebab kreatifitas seks ini bertujuan untuk melangsungkan kehidupan baru, yang lahir melalui kesatuan dari keutuhan dan harmoni. Dengan demikian secara mutlak kondom mengganjal prosesi ini, karena menghalangi meleburnya air kehidupan dengan telur kesucian, yang tentu saja membatalkan salah satu sakralitasnya yaitu kesuburan. Sisi kesuburan sangat penting bagi mereka karena mereka hidup dari hasil alam dengan cara bercocok tanam dan beternak hewan. Bisa disamakan dengan mencari nafkah/rejeki pada masa sekarang.
Kajian ini tidak bermaksud untuk mengkultuskan hubungan seks ataupun membangkitkan kembali tentang keyakinan agama purba terhadap dewa Baal. Kajian ini hanyalah gambaran dari kehidupan sosial manusia jaman moderen, yang dengan jelas telah menyerap sebuah ritus suci yang merupakan warisan mutlak dari jaman paleolitikum. Dimana mereka melakukan atau memperlihatkan kreatifitas itu secara gamblang, tanpa sungkan dan penuh kebanggaan. Bukankah panorama ini merupakan cerminan dari ritus masa silam yang dilakukan lebih dari 4000 tahun silam, bahkan jauh sebelum jaman nabi Ibrahim/Abraham yang diperkirakan hidup ditahun 2000SM.
Dengan merebaknya kebanggaan akan seks, maka timbul pertanyaan dibenak saya.
Apakah kita akan benar-benar kembali menganut religi purba?
Apakah suatu saat nanti atau mungkin dalam waktu dekat ini akan dibangun sebuah kuil untuk ritus kesuburan/ritus Baal?
Mengingat bola itu bundar dan roda itu berputar………..
-
2009 scenario's
Current mood:
optimistic
2009 SCENARIO'S
1. Maintain the duo
2. Making songs
3. Have fun in gigs
4. Get a job
5. Get laid
6. VOTE nothing in election
-
Lyrics
Jadilah penguasa untuk langkah hidupmu.
Kini ku pergi lantang ayunkan kaki
Takkan pernah ku lari hadapi hidup ini
Walau ku lelah takkan pernah kuresah
Tetap kuatkan hati hadapi hidup ini
Jadilah pemimpin tuk dirimu sendiri
Jadilah penguasa untuk langkah hidupmu
Mata yang pongah adalah senjatamu
Dan hati yang beku adalah perisaimuAsa
asa yang pernah kurasa ....
hilang terbang hapus angkasa....
tabir surya nan nelangsa....
bangkitkan malam…. gelap gulita....
Warna jingga pudar merana....
halus sutra akar petaka....
dendam raga hati ternoda....
wajah pasi… wajah bencana....
angin panas kian memanas....
membakar semua cerita....
hitam kertas tipis menggilas....
keras menghujam menikam....
indah dunia ku berikan ....
manis duka yang ku telan....
arti malam penuh impian....
tanpa arti yang terkesan....
.. ..Menikam …....

